**Bab 183: Berjemur** Setelah perdebatan singkat—yang lebih menyerupai adu ego dua pria tentang kebutuhan biologis mereka terhadap wanita yang masih harus memulihkan diri pasca melahirkan—akhirnya mereda juga. Hans kembali pada tugas-tugasnya, meninggalkan mereka dengan langkah berat namun teratur, sementara Gavriel tetap tinggal, mengawal Anindira dan kedua putrinya. Anindira duduk di atas rerumputan yang masih lembap, beralas kain kulit binatang. Kedua bayinya terbaring di sampingnya, tertawa kecil dan menggerakkan tangan mereka, asyik bercanda dengan ibunya. Cahaya matahari menyinari wajah-wajah mungil itu, membuat mata mereka berkilat cerah. “Kak, lihat anak-anak terlihat senang!” seru Anindira, suaranya penuh kegembiraan. Ia menoleh ke arah Gavriel, matanya berbinar, tangannya si

