Kenikmatan yang tertunda

1007 Kata

"Mas, yang ini aja, lebih mewah." Abi hanya mengikuti kemauan calon istrinya. Tidak ingin berdebat dan membuat Kirana kesal karenanya. "Ada lagi yang mau kamu beli? Sebelum kita nyari tempat makan siang." Kirana berpikir sejenak, kemudian menggeleng. "Kayaknya ini aja deh." "Besok fitting baju pengantin, kan?" Kirana mengangguk. "Jam 10 dan Mas gak boleh ngaret!" Abi terkekeh dan semakin merapatkan tubuh Kirana ke tubuhnya. Sesekali ia mencuri kecup di kening perempuan itu. Ponsel Kirana berdering saat mereka baru menduduki kursi di salah satu restauran di dalam mall. "Halo, Ma?" "..." "Tiramisu sama Greentea aja, kan?" "..." "Iya ini baru mau makan siang, habis dari toko perhiasan. Cincinnya kemungkinan lusa baru bisa diambil, dipesan dulu." "..." Kirana tertawa mendengar ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN