Manusia adalah makhluk tak berdaya yang sering kali merasa paling hebat. Kadang tidak tau diri dan merasa jadi pemeran utama di alam semesta. Padahal Tuhan lah pemeran utama yang sesungguhnya. Namun karena Tuhan punya sifat yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, makanya kesombongan manusia--asal tidak berlebihan--tidak membuat Tuhan marah. Sebagai gantinya, Tuhan malah memberikan sesuatu bernama kesempatan untuk manusia agar dapat mewujudkan setitik hal dari kesombongannya. Kesempatan itu mahal harganya. Tak semua orang dapat kesempatan dalam hal tertentu. Kadang juga manusia malah diberi kesempatan pada hal-hal yang sebenarnya tidak begitu dia inginkan dan tidak mendapatkan kesempatan untuk hal yang benar-benar diinginkan. Memang begitulah cara kerja semesta. Tuhan berhak untuk mempe

