87. Bahagia

2425 Kata

Mata Mia menatap takjub deretan wartawan yang telah memenuhi gedung bagian depan agensinya saat mobil samarannya diam-diam menyelinap untuk masuk ke area parkir bawah tanah gedung besar tersebut. Baru tiga hari berlalu semenjak agensi mereka mengumumkan bahwa Ray memilih untuk 'pensiun' dari dunia entertainment karena sakit keras. Namun gelombang demi gelombang wartawan terus saja mendatangi kantor agensi pria itu, karena kurang jelasnya detail penyakit apa yang Ray derita sebenarnya. Hanya petinggi agensi, manager Ray, beserta pihak Mia yang tahu bahwa Ray sebenarnya dipindahkan ke luar negeri untuk pengobatan kejiwaannya setelah dia membunuh seseorang karena delusinya. Namun tidak ada yang berani bicara karena pendukung Ray merupakan orang yang kuat. Mereka hanya bisa bungkam, dan teru

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN