Alka menatap tenang ke arah bosnya saat pria itu akhirnya keluar dari sebuah hotel besar yang berada di bawah nama David. Dengan sigap Alka segera membuka pintu penumpang untuk David, sebelum dia menutupnya dan masuk ke bagian pengemudi untuk menyalakan mobil David seperti biasanya. "Kita akan mengunjungi b******n itu Alka." Belum sempat Alka bertanya ke mana dia harus membawa David pergi, pria itu telah terlebih dahulu memberitahu dengan ekspresi senang yang langka di wajahnya. Di sudut bibirnya saja, Alka bisa melihat bahwa David terus saja tersenyum sejak tadi. Ah, sebenarnya, David memang lebih banyak tersenyum semenjak pria itu berhasil membawa pulang 'wanitanya' kemarin malam. Tapi saat ini Alka tahu sesuatu yang baik telah terjadi, karena senyum pria itu bahkan lebih terlihat set

