42. Kematian

1841 Kata

Bab ini menampilkan adegan kekerasan yang tidak pantas untuk ditiru. Harap bijak dalam menyikapi apa pun yang tertulis dalam chapter ini. Mia berhenti sambil terengah-engah saat gadis itu akhirnya tiba di tangga yang bisa membawanya turun langsung ke lantai satu. Suara keributan semakin terdengar jelas saat Mia mengintip apa yang sebenarnya terjadi di lantai satu. Langkahnya berhenti sebelum dia bisa benar-benar turun, saat dia melihat kekacauan besar yang ada di lantai satu ruang ayahnya tersebut. Di lantai luas itu, banyak orang saling menembak sambil terus bersembunyi di beberapa sudut rumah. Mia bahkan tidak lagi bisa, membedakan mana teman mana lawan dalam kekacauan parah itu. Walaupun Mia tidak sepenuhnya bisa membedakan orang-orang yang tengah saling menembak tepat di bawahnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN