#25 - Seifuku

1390 Kata

“Ah, tadi seru banget! Tapi, makin makin rame jadi sumpek deh,” seru Letta merenggangkan tubuhnya setelah keluar dari wahana ice skating itu. “Kapan-kapan ke sini lagi aja pas hari biasa kalo bisa,” balas Arion merangkul pundak Letta. Mereka kembali menyusuri area Asia yang tidak sempat mereka lalui tadi. Aroma masakan kembali tercium di sepanjang jalan menuju toko-toko dan stand jualan. Mereka langsung menuju tempat yang menjual aksesoris khas Negeri Sakura setelah melewati area Negeri Gingseng yang dipenuhi kaum wanita. Banyak barang yang ingin Letta beli, tapi dia tahu diri bahwa dirinya tidak memiliki banyak uang. Dia tidak mau selalu meminta pada papanya untuk membelikan barang yang dia suka. Gadis itu lebih senang kalau bisa membeli barangnya dengan hasil tabungannya saja. Alhasil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN