#28 - Melihat Lebih Tinggi

1473 Kata

Letta masih menggerutu ketika Dhira mengajaknya membeli makanan. Namun, tangisnya sudah reda sejak tadi. Matanya saja yang masih bengkak memerah. Mereka berdua mencari meja kosong namun nihil, suasananya begitu ramai. Jadi mereka terpaksa duduk di atas trotoar di dekat pagar pembatas. Langit sangat cerah, jadi mereka merapatkan duduk di bawah pohon rindang. Banyak juga pengunjung yang duduk di sana karena tidak kebagian tempat, bahkan ada yang makan sambil berdiri. “Let, menurut gue coba lu dengerin alesan Arion dulu. Dia memang keterlaluan, tapi tadi dia kayaknya kenal sama cosplayer yang lu suka itu,” ucap Dhira membuka percakapan. “Hmm ... tapi, kenapa dia harus semarah itu? Mana gue udah kasih Dakimakura gue ke dia, itu tinggal satu-satunya tadi. Duit juga udah kepake beli poster sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN