“Magang itu berapa lama? Memang jauh?” tanya Letta dengan wajah cemas. “Nggak terlalu kok. Di pabrik baja itu, tapi namanya magang, yaa kayak kerja. Aku gak tau bakal sesibuk apa. Jadi, aku gak bisa janjiin apa pun sama lu,” jelas Arion merapikan anak rambut Letta yang tersapu angin. Gadis itu pun mencoba mengerti, toh dia juga akan sibuk dengan sekolahnya. Oxel juga sudah kembali ke Jepang. Bagi Letta ada dua hal yang akan terjadi jika Oxel tidak ada, antara hidupnya akan kembali damai dan dia tidak bisa memanggil pangerannya lagi ketika dia kesulitan seperti dulu. Bukannya Letta tidak ingin mempercayai Arion lagi, tapi berada di sisi Oxel jauh lebih terasa menenangkan. “Gimana sama sekolah lu?” tanya Arion berusaha untuk mengalihkan pikiran Letta yang dari wajahnya saja sudah terlihat

