Berharap pada kesempatan

2192 Kata

Anak anak Maya itu saling peduli satu sama lain. Begitu Irene dan juga Jullian pulang, mereka langsung mencari keberadaan sang adik untuk melihat bagaimana keadaannya. Apakah terluka? Apalagi Irene sudah mengetahui apa yang terjadi, jadi Adrian itu adalah penyelamatnya. “Hallo, anak anaknya Mom─ Eh kok nyelonong gitu aja? mommy gak dipeluk nih?” Seketika dua anak itu langsung berhenti melangkah dan menatap Maya yang sedang membuat makan siang untuk mereka. “Hehehe, maaf Mommy. Mau cari adik dulu.” “Peluk dulu Mommy, ini adik kan ada di perut Mommy.” Sebelum Irene menjawab lagi, Jullian sudah menarik tangan adiknya supaya tidak ada perdebatan. “Jangan gitu, kata Daddy kalau selama hamil, Mommy bakalan kayak ayam baru punya anak,” bisiknya sambil melangkah menuju pada sang Mommy. Memelu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN