OFFERINGS

1080 Kata

Danur merasa heran. Sedari beberapa jam yang lalu, Reksa tak mencari keberadaan dompet yang sempat terjatuh. Sehingga, Danur berinisiatif menyapa sang sahabat. Berujar, “Gue menemukan dompet milik lo di rumah pertigaan ujung jalan.” Saat itu, Reksa memandang sekilas wajah sang lawan bicara. Kemudian, meraih alat penyimpanan uang yang disodorkan oleh Danur. Mengeluarkan suara, “Bagaimana kondisi luka lo? Lo baik-baik saja, kan?” Danur menyentuh sudut bibir yang semula sempat memercikkan darah. Menyahut, “Seperti yang lo lihat. Gue baik-baik saja.” Kali itu, Danur berganti menyentuh sisi tangan milik Reksa. Ruas jemari tangan kanan sang sahabat sedang terbalut dengan kasa berwarna putih. Kemudian, Danur menghembus napas panjang. Menyatakan bahwa sebisa mungkin mereka tak lagi berada dalam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN