Keputusan itu diambil dengan cepat. Tidak ada waktu untuk ragu setelah hasil pemeriksaan lengkap keluar, tim dokter menyimpulkan bahwa kondisi Damar tidak bisa ditangani dengan metode biasa. Penyumbatan di pembuluh darahnya sudah cukup serius, dan jika tidak segera ditangani dengan tindakan lebih lanjut resikonya terlalu besar. Rama berdiri di hadapan Sinta dan Mila dengan wajah tenang, meski sorot matanya menunjukkan keseriusan yang tidak bisa disembunyikan. “Kita harus lakukan tindakan secepatnya,” ucapnya. Mila langsung menggenggam tangan Sinta. “Operasi?” suaranya bergetar. Rama mengangguk pelan. “Operasi untuk membuka sumbatan. Itu satu-satunya cara paling efektif sekarang.” Sinta menelan ludah, dadanya terasa sesak. “Di sini… bisa dilakukan?” tanyanya. Rama terdiam sejenak,

