"Jam berapa kamu pulang? " Tanya Fahri tiba-tiba di sela acara sarapan pagi dengan Mika. Mika kaget sesaat sebelum menjawabnya. "Jam 17.00 mas" jawab mika setelah beberapa saat diam seolah sedang berpikir. "bukannya jam 16.00 , kenapa molor?" fahri menyipitkan kedua matanya curiga. Mika merasa seolah-olah dirinya sedang di instrogasi membuatnya gugup. Fahri menatap tajam mika tak suka. "Kamu bareng saya saja nanti" ucap Fahri kemudian melanjutkan menyendok sebuah nasi goreng yang sudah tersaji di atas meja makan. tidak seperti fahri yang terkesan tenang Mika melongo mencoba mencerna perintah sang suami. "kenapa mas? apa ibu mau nginap di sini" tanya mika mencoba setenang mungkin, padahal detak jantungnya sudah tak lagi berirama, namun mika mencoba menebak setenang mungkin. "Kenapa

