Dengan langkah yang gontai mika berjalan menyusuri trotoar, banyak kendaraan yang lalu lalang melewati perempuan yg saat ini sedang bergelut resah dengan apa yang ada di fikirannya. bahkan suara klakson yang begitu bising tak membuatnya terganggu. Dengan menenteng sebuah paper bag, dengan pandangan yang lurus mengarah ke depan, mengunci bibirnya rapat-rapat. seolah olah ia tau jika ia membuka mulutnya saat ini air mata yang sedang ia tahan beberapa menit yang lalu ini akan meluncur bebas dari pelupuk matanya. . . setengah jam yang lalu. Sebuah mobil dengan logo taxi online berhenti di depan rumah berwarna krem perempuan muda turun dengan langkah yang lunglai diam seribu bahasa namun begitu berisik di dalam pikirannya. ia membuka gerbang menatap lekat rumah yang sudah beberapa bulan k

