Quarrel- 9th Our

1755 Kata

Pagi menyambut dengan ceria, sinar matahari masuk ke dalam kamar remaja berusia 18 tahun itu melalui celah jendela. Meski tau kalau pagi sudah tiba, jam weker sudah berbunyi sebanyak dua kali, tetap saja seseorang itu tak berniat untuk bangun dari tidurnya. Sebenarnya dia tidak tidur melainkan hanya bergelung dibawah selimut tebal yang semalaman menghangatkan tubuhnya dari dinginnya suhu AC. Sengaja memang dia menyetel AC dengan suhu terendah, entah apa maksudnya. Semalam mereka pulang pukul sebelas malam, Appa banyak minum, alhasil Amma yang harus menyetir ke rumah. Dan sejak sampai dirumah, Dong Sun tidak membuka suaranya sama sekali. Bahkan dia langsung berjalan ke kamar tanpa mengucap selamat malam kepada kedua orang tuanya. Sepanjang malam Dong Sun terus saja memikirkan apa yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN