Thalia berlari sekencang mungkin, langkah kakinya terdengar terburu-buru, hanya ada bunyi dedaunan kering yang terinjak. Tidak ada siapapun di sini kecuali Thalia. Dia menghentikan langkahnya ketika kakinya terasa keram. Dia merasa lelah dan mengatur nafasnya, Thalia duduk bersembunyi di balik batu besar. Kini mentari telah tenggelam, dia sendiri di sini dan ketakutan. Leonidaz geram, dia tidak tau kemana Thalia berlari. Namun dengan mudahnya dia menemukan Thalia saat melihat ada bekas robekan lengan baju Thalia yang tersangkut di ranting. Di balik batu besar, Leon yakin Thalia ada di sana. Diam-diam kakinya melangkah mendekati Thalia. Dia lalu menggenggam erat tangan Thalia. “Katakan kepadaku, dimana batu itu. Aku tau kau pasti tau dimana batu itu.” Leon semakin emosi dengan Thalia ya

