Sakit

2072 Kata

Waktu masih menunjukkan pukul 3 dini hari tapi sudah terdengar keributan suara seperti yang muntah-muntah. Siapa kalau lagi kalau bukan Aruna.dan Athar yang mendengar itu pun merasa terganggu dengan suara tersebut hingga Athar yang mengetahui jika itu berasal dari Aruna pun segera menghampiri Aruna yang kini sudah ada di kamar mandi. "Huaaaa .... gak suka sakiiit! Huek huek huek." jerit Aruna dengan suara yang sedikit merengek manja.  Dan Athar yang berada di samping Aruna pun mencoba memijat tengkuk Aruna. Agar Aruna bisa mengeluarkan semua isi perutnya yang membuat dirinya mual. "Kakak jangan marah dulu .... nanti kalau mau marah, tunggu aku sembuh dulu," rengek Aruna. Di sela kalimtanya. Di saat seperti ini. Aruna malah mengingat kesalahannya. Harap-harap jika dirinya meminta saat sed

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN