Ciuman

2234 Kata

"Ini rumah siapa?" tanya Aruna ketika mereka telah sampai di rumah Athar yang terlihat besar. "Rumah kedua orang tuaku." Jawab Athar. "Pak Supri. Tolong bantuin pak Nurdin bawaiin barang-barang yang ada di mobil. Kedalam." Perintah Athar kepada para pekerjanya. "Baik den." "Yang tadi siapa?" "Pak Supri." "Pekerja orang tua kamu?" "Iya. Kalau begitu ayo kita masuk sepertinya mamah sudah menunggu kita." Athar pun menggandeng Aruna yang terlihat gelisah sejak sampai di halaman rumah Athar. "Ibu kamu galak ga?" bisik Aruna. "Aruna jangan menanyakan hal yang tidak penting." Aruna yang mendengar itu hanya menganggukkan kepalanya. Sesampainya di dalam rumah terlihat sekali sangat ramai. Banyak ibu-ibu juga para bapak-bapak yang Aruna lihat ada anak kecil juga yang tampaknya sedang berm

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN