Satu Minggu telah berlalu. Hari-hari yang Aruna jalani berjalan dengan sempurna tanpa Athar. Meskipun ada rasa sedikit rindu untuk Athar. Aruna memilih untuk menepis hal itu. Dan kepulangan Athar pun telah tiba setelah acara kegiatannya selesai. "Assalamu'alaikum." salam Athar ketika telah sampai di rumah. Namun, tak ada satu orang pun yang menjawab salamnya. Athar yang bingung pun langsung masuk kedalam dan mencari seseorang. Tapi nihil tak ada satu orang pun di rumah yang ia lihat. Tapi ketika ia melangkah ke arah lantai atas tepatnya dikamar adiknya yang bersebrangan dengan kamarnya terdengar seseorang yang sedang bermain-main bahkan terdengar suara keras orang yang sedang tertawa. "Dara jangan ih malu," ucap Aruna sambil menakup wajahnya dengan kedua tangannya. "Udah Kakak ipar ca

