Rindu

1203 Kata

Aruna mengunyah cemilan itu perlahan sebelum menelannya membayangkan betapa banyak s**u yang harus ia minum. Ini baru mertuanya belum suaminya yang tau bisa- bisa dirinya akan dilarang memakan makanan pedas, saat ini saja ia sudah dibatasi oleh mertuanya apalagi nanti. Sepertinya ia harus puas-puas makan pedas hari ini. "Ta-pi mah ...," Aruna menjeda kalimatnya. Untuk menalan sisa-sisa makan yang ada di mulutnya. Dan setelah ia telan habis ia pun melanjutkannya. "Kalau muntah gimana?" tanya Aruna. Pasalnya ia tidak menyukai s**u. Karena aromanya begitu anyir. "Mamah yakin gak akan muntah," kata mamah Athar dengan yakin. Sementara Aruna yang mendengar jawaban mama Athar yang merasa yakin pun kembali bertanya. "Kok bisa begitu." "Bisa, secara waktu mamah dulu hamil juga sama kaya kamu.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN