Hari-hari Tenang

1448 Kata

Hati Bella pecah. Dia tidak bisa menerima apa yang sudah dilihatnya. Anton yang berlumuran darah dan Victor yang berperilaku seperti binatang. “Aku nggak bisa. Aku nggak bisa melihat Victor begitu. Aku nggak bisa.” Bella mengulang-ulang terus perkataannya sembari memeluk lutut dan menggoyang-goyangkan tubuhnya. Sesekali dia menjerit dan menutup kepalanya dengan kedua tangan. Victor memperhatikan kondisi Bella dengan perasaan yang hancur. Dia tidak menyangka jika Bella sedemikian syok melihatnya kemarin. Gadis itu seolah sedang berada di perbatasan dua dunia. Satu kakinya berada di dunia di mana Victor adalah sosok yang baik dan menyenangkan. Kaki yang lain menapak lahan panas dan memperlihatkan sisi buas Victor. “Dia syok berat. Entah apa yang sudah dilihatnya, tapi sepertinya dia trau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN