Jadian

1388 Kata

“Vic-tor?” desis Bella pelan. Matanya berkabut dan dadanya berdentum keras sekali. Baru saja dia merasa kecewa karena Victor tidak mendatanginya, sekarang dia kehilangan napas dan kata-kata karena Victor berada tepat di depannya. “Apa kabar, Bella?” tanya Victor. Sebenarnya dia tak kalah gugupnya dengan Bella. Juga bahagia karena bertaburan perasaan yang sudah beberapa hari ini tidak dia rasakan. Ingin rasanya memeluk dan mencium Bella saat ini juga. Namun Victor harus menahan diri agar tidak membuat Bella ketakutan. “Kamu menghilang begitu saja dan tiba-tiba datang seperti ini! Kamu pikir aku harus bereaksi seperti apa?” seru Bella kesal. Victor terkejut dengan reaksi Bella yang di luar dugaannya. Dia pikir Bella akan ketakutan atau malah lari menghindarinya. Bella melihat ke sekelilin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN