“Bella Sayang ... coba sini kamu keluar dulu.” Monica masuk ke kamar Bella tanpa mengetuk pintu. Bella yang sedang main ponsel sambil selonjor di kasur merasa tidak enak karena dia berpakaian serba minim. Kamarnya kalau siang hari terasa panas sekali walau kipas angin sudah di stel maksimal dan jendela di buka lebar. “Ada apa, Mon? Kamu butuh bantuan?” tanyanya sedikit khawatir. Monica menggeleng, dia menarik Bella agar cepat keluar kamar. “Pakai cardiganmu dulu.” Bella menurut, diambilnya cardigan di balik pintu untuk menutupi bagian atas tubuhnya yang seronok. Setelah siap, Monica membawa Bella keluar kamar dan mempersilakan beberapa orang lelaki masuk ke kamar Bella. “Mereka mau apa?” tanya Bella heran melihat seorang lelaki kekar yang membawa kardus. “Mau pasang AC di kamarmu. Yu

