Bella terbangun di pagi hari ketika matahari mengenai pelupuk matanya. Tangannya terasa hangat. Ketika kesadarannya sudah penuh, disadarinya jika seseorang sedang menggenggam telapak tangannya. “Victor?” panggilnya lembut. Bella memandangi wajah Victor yang mengarah padanya. Dia tidur dengan posisi duduk, sementara kepalanya disandarkan di kasur. “Semalaman kamu tidur dengan posisi seperti ini? Apa tidak sakit?” Hati Bella menjadi hangat. Dia tersentuh dengan perhatian Victor. Mungkin dia tidak boleh terlalu keras padanya. Tapi Bella takut, takut dengan perasaannya sendiri. Perlahan ... disentuhnya rambut Victor. Ada desiran aneh yang sangat dia kenal. Desiran yang membuatnya menghentikan aksinya membelai rambut Victor. “Kenapa berhenti?” tanya Victor, matanya tetap terpejam. “Aku suka

