Sarapan Pagi

1651 Kata

Ketika Monica terbangun lebih awal dengan perut lapar, (Leon sudah menghabiskan sisa tenaganya dengan menggumulinya sampai Subuh), dia melihat pintu kamar Bella terbuka sedikit dan lampunya masih menyala. Tapi tidak ada suara yang terdengar dari kamar itu. Mengingat mereka bertengkar cukup keras semalam, mau tidak mau pikiran buruk menghampiri kepala Monica. Dihampirinya kamar Bella dengan penuh rasa ingin tahu. Di dorongnya sedikit pintu kamar hingga membuka sejenak. Dalam pikirannya dia bersiap seandainya memperoleh pemandangan yang cukup gore. Seperti Victor dan Bella yang bersimbah darah. Itu misalnya saja. Tapi Monica sendiri tidak berharap demikian. Dia percaya kalau dua orang itu sebenarnya saling mencintai dan membutuhkan satu sama lain. Hanya saja Bella terlalu gengsi untuk mem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN