Victor memeluk erat Bella, tidak menyangka akan mendapatkan sambutan sehangat ini. Tidak dipungkiri jika dia tidak mau menyia-nyiakan kesempatan emas ini. “Aku nggak tau kalau kamu begitu kangennya sama aku,” kata Victor begitu Bella melepaskan pelukannya. Mendengar omongan Victor, sontak Bella melepaskan pelukannya dan mengatur jarak dengan lelaki tampan itu. “Bukan begitu! Aku cuma mengira nggak akan ketemu kamu lagi karena aku belum berterima kasih.” “Berterima kasih untuk apa?” “Semuanya. Aku tahu dari Siska kalau selama aku di rumah sakit, tidak dipungut biaya sepeser pun.” Kening Victor mengerut. “Siapa bilang tidak bayar? Seenaknya saja. Memangnya aku dinas sosial?” Bella cukup terkejut mendengar jawaban Victor. Dia yakin mendengar jelas sewaktu Siska bilang kalau enak sek

