Keraguan Haris

1415 Kata

Yang anehnya, Syafira tidak merasa curiga sedikitpun kenapa sang suami tidak mengabarinya bahkan setelah malam dan pagi hari. Dia tampak tenang menjalani aktivitasnya seperti biasa dengan mengantar anaknya. Cuma yang sedkit berbeda kali ini adlah, setiap pagi Alvin sudah pasti menunggu di sekolah untuk bertemu dengan Leonel, walauupun itu sekedar memberikan makanan untuk Leonel atau sekedar buku. Tapi gerakan Alvin sangat intens dan lama-lama membuat Leonel justru terbiasa dan merasa nyaman dengan keberadaannya. Dan Syafira masih belum berusaha membatasi apa yang di lakukan Alvin dan menganggap itu masih dalam batas wajar. Sedangkan di tempat yang berbeda, pagi itu, Haris terbangun bukan karena suara alarm, bukan karena panggilan telepon, melainkan karena rasa hampa yang aneh di dadanya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN