49. TTAS

2098 Kata

Ketika Syfa sampai di sekolah, ternyata sekolah si kembar sudah bubar semua. Syfa dan Rifki pun langsung masuk kedalam untuk menjemput mereka. Dan benar saja, si kembar sedang menunggu jemputan dengan bermain. “ Zaf … Zia…” Panggil Syfa. “ Mama.” Ucap mereka yang langsung berlari kearah Syfa dan memeluknya. Rifki terharu ketika melihat kebahagiaan yang terpancar dari wajah Syfa. Terlihat sekali dari wajahnya, dia seperti tidak memikul beban lagi. Rifki pun ikut berlutut mensejajarkan tubuhnya dengan si kembar. “ Assallamualaikum.” Salamnya. “ Waalaikumsalam.” Balas si kembar yang langsung menatap Rifki. Namun pandangan mereka terlihat berbeda dan tidak suka. “ Mama, ini kan om yang kemarin bikin Zia nangis.” Tebak Zaf saat melihat wajah Rifki. Syfa dan Rifki pun hanya saling pandang.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN