Genta pun langsung melajukan mobilnya menuju kantor polisi. Fikirannya pun saat ini hanya tertuju pada adiknya. Dia pun sangat tak menyangka kalau Haziq benar-benar memenjarakan Bilqis. Sesampianya di kantor polisi, Genta langsung melihat Fariz yang masih berada di sana. “ Riz.” Panggilnya. “ Kak” balas Fariz yang langsung memeluk Genta. “ Dimana Bilqis. Bagaimana Bilqis bisa masuk penjara riz. Apa mereka memiliki bukti-bukti sampai mereka bisa menangkap Bilqis.” Tanya Genta. Fariz pun mengangguk, dirinya tadi pun sudah melihat bukti-bukti yang ternyata bisa memberatkan Bilqis. Apalagi Bilqis sendiri telah mengakui kesalahannya. “ Iya kak, Fariz sudah liat sendiri buktinya. Bilqis pun sudah pasrah. Tapi Fariz benar-benar ngga bisa membiarkan semua ini kak.Fariz ngga tega ngliat Bilqis

