29. TTAS

2359 Kata

Tangan Genta benar-benar gemetar, air matanya tak mau berhenti. Pandangannya tak pernah lepas dari jasad anaknya yang akan segera di makamkan. Akhirnya Genta mengambil keputusan untuk melepaskan Syfa. Dia tahu mungkin kelak Syfa akan membencinya karena keputusan yang ia ambil. Tapi Genta sendiri tak bisa egois, dia harus kembali merelakan kebahagiaanya lagi, demi orang-orang yang ia sayangi. Haziq akhirnya berhasil membuat Genta mau melepaskan Syfa, karena Haziq tahu tak mungkin Genta akan membiarkan dirinya tak melihat putrinya. Kemenangan pun kembali Haziq dapatkan, dia berhasil menjauhkan putrinya dari keluarga Haikal. Haziq pun ikut menemani Genta memakamkan cucunya yang awalnya sangat ia harapkan. Tapi setelah mengetahui ada darah laki-laki yang berkhianat padanya pun membuatnya tak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN