40. TTAS

2096 Kata

Syfa terdiam ketika mendengar jawaban yang Genta lontarkan. Hatinya tiba-tiba sakit ketika mendengar bahwa anaknya bersama dengan Genta telah meninggal. Genta pun duduk berhadapan dengan Syfa, dia dapat melihat dengan jelas segala kekecewaan, kesedihan dan kemarahan pada wajah Syfa. Ammara pun memberanikan diri untuk memeluk putrinya. “ Kenapa… kenapa dia bisa meninggal.” Tanya Syfa yang syok mendengar anaknya telah meninggal. “ Aku minta maaf, karena aku ngga bisa menjaganya. Semua ini karena kesalahanku. Akulah penyebab semua kekacauan dulu terjadi.” Ucap Genta dengan mata yang mulai  berkaca-kaca. “ Mama tahu Syfa terpukul mendengarnya, tapi mama mohon nak Syfa harus tabah dan menerima semua kenyataan ini.” Balas mamanya yang mencoba menenangkan Syfa. Genta hanya bisa melihat keadaa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN