Setelah ijab qobul terlafazkan pun langsung disambut tangisan haru dan bahagia oleh semua orang. Syfa yang awalnya begitu gugup pun langsung memeluk mamanya dengan erat. Tak henti-hentinya tangisan itu keluar dari mata mama dan Syfa. “ Selamat sayang, mama benar-benar bahagia. Akhirnya Syfa menemukan laki-laki yang bisa menerima Syfa apa adanya. Yang akan menjaga, menyayangi dan mencntai Syfa nak.” Ucap mamanya. “ Iya ma, makasih ya ma. Semua ini pun berlangsung berkat doa dan dukungan dari mama dan papa.” Balasnya. Kemudian setelah selesai, Syfa langsung mendekati lak-laki yang kini telah sah menjadi suaminya. Doa pun langsung terdengar. Mereka pun menandatangi surat nikah. Setelah itu mereka berdua pun bertatap-tatapan. Walaupun Syfa tak bisa melihat, tapi ia menyadari kalau saat ini

