Beberapa bulan berlalu, sekolah terasa damai dan tentram. Makin hari, makin banyak pula pria yang semakin mengidolakan Willy. Sean Seano ditambah dengan Kean pun semakin memperketat pengawasan mereka terhadap adiknya agar tak ada yang berani mendekati Willy walau selangkah pun. Dan, inilah dia. Posisi duduk Willy yang tengah di apit oleh Seano dan juga Kean yang kini sedang duduk di tribun untuk menonton pertandingan basket kelas mereka. Suara sorak-sorai memenuhi gedung olahraga indoor, banyaknya lelaki tampan yang kini tengah memainkan bola basket tak membuat Willy terkagum melihat mereka. Karena apa? Karena ia telah mempunyai twins juga Kean. Suara peluit berbunyi menghentikan pertandingan kedua kelompok tersebut. Hal itu pun membuat mereka akhirnya berkumpul di area lapangan. Wil

