Keesokan harinya, seluruh berita media massa gempar akan di temukan nya seorang siswa yang terkapar dengan darah di sekujur tubuhnya di antara semak belukar. Wajah yang penuh lebam dan luka, serta jari tangan yang sudah terpotong satu-per satu membuat siapa pun merinding kala mendengarnya. William marah kala mendengar berita itu. Bagaimana bisa targetnya mati begitu saja sebelum mendapatkan sesuatu darinya. Dan bagaimana ia tidak marah kala William menyelidiki latar belakang anak ini yang sungguh mengejutkan. Hal itulah yang juga membuat William sangat ingin menghukum mereka satu keluarga hingga habis tak bersisa. Informasi yang ia dapat adalah orang tua dari si pelaku pembacokan putranya. Sang ayah yang ternyata adalah pelaku dari sandera anak bungsu nya dua belas tahun silam. Suda

