Dia datang ke rumah salah satu temannya, yang awalnya di terima tetapi harus diusir saat mendengar bagaimana ceritanya. "Maaf Silvi, bukannya aku tak mau membantumu. Tapi aku takut, jika menampungmu malah membuat image buruk kepada keluargaku. Kamu cepat pergi, ya." Temannya pun bergegas mengusirnya dari sana. "Iya, maafkan aku, ya. Maaf malam-malam merepotkan, ya," ujar Silvi seraya kembaki beranjak darintempat duduknya. Dia kembali berjalan kaki menyusuri hingga sampai di salah satu masjid. Dia nggak mungkin harus melanjutkan langkahnya di tengah malam itu, walaupun dia seorang wanita panggilan tetapi dia takut juga jika ada orang berniat jahat kepadanya. Di masjid dia numpang istirahat dan tetap berusaha mencoba menghubungi teman-temannya yang lain, tetapi temannya pun menolak menta

