Dua jam yang melelahkan. Jeremia membanting tubuh di kursi kebesarannya. Dia langsung ke kantor, tidak singgah dulu di apartemen setelah menempuh perjalanan dari Brandville. Philip sudah menghubunginya saat dia masih di perjalanan tadi, memintanya untuk langsung ke kantor saja. Pria itu memintanya untuk memeriksa laporan yang sudah disusunnya. Philip khawatir jika ada kesalahan pada laporan yang akan mereka berikan kepada William Collins. "Maafkan aku memintamu untuk langsung ke sini, kupikir kau sudah pulang dan berada di apartemenmu." Jeremia membuka mata, menatap Philip yang duduk di depannya. Dia tersenyum tipis. "Tidak apa-apa," sahutnya sambil menegakkan punggung. "Aku menghabiskan waktu lebih lama di Brandville, bertemu dengan teman-temanku yang masih tinggal di sana, juga bersa

