Sebulan telah berlalu....
Kini Lidya sudah bekerja di salah satu lembaga haji dan umroh di salah satu kota di Jawa Timur
Rayhan sang anak di asuh oleh ibunya sedangkan Lidya berada di kota kelahiran sang ibu
Lidya kini bekerja sebagai customer service di KBIH Al Madinah tour anda travel
"Mbak nanti ikut dampingi manasik umroh di aula ya" kata ustad Harun pemilik travel
"Ya bah nanti saya ikut gantiin mbak Yani yang lagi cuti"
"Nanti yang di kantor ada berapa orang? "
" Nanti ada 3 orang Isna, Aufa sama Yeni"
"Oh ya di depan yang jaga juga udah 2 satpam ya"
"Ya bah"
Bos Lidya berlalu inilah pekerjaan Lidya sehari hari sebagai customer dan bisa juga menggantikan temannya jika ada yang cuti
"Kalo dampingi orang orang manasik aku jadi terharu kapan aku bisa merasakan umroh"
"Doa dikencengin mbak sama diresapi kalo pas dampingi semoga suatu saat nama mbak yang dipanggil ke baitullah" kata Aufa menjawab perkataan Lidya
"Aamiin semoga aja ya"
Dan mulai saat itu Lidya punya tekat untuk menabung dan memberangkatkan kedua orang tuanya terlebih dulu ke rumah Allah
Selama Lidya pergi dari kediaman suaminya dirinya tidak pernah sepeserpun menerima uang untuk kebutuhan Rayhan hingga Lidya berencana satu bulan kedepan untuk mendaftarkan gugatan perceraiannya ke pengadilan agama agar status Lidya lebih jelas
Lidya selalu menghubungi salah satu kerabat sang suami ketika merindukan Reino putra pertamanya
Lidya ingin mengambil Reino dari sang suami tapi apalah daya jika Lidya belum mampu melakukan itu
Lidya hanya berharap suatu ketika bisa berjumpa dengan anak sulungnya itu
Sekarang dalam hati Lidya hanya da kerja dan kerja untuk memenuhi kebutuhan anaknya
Setelah seharian Lidya juga membuka usaha catering secara online untuk menyediakan sarapan pagi dan jika libur kerja Lidya berjualan aneka macam lauk pauk secara online
Lidya bertekad agar usaha dan pekerjaannya lancar dia ingin semua keinginan berjalan lancar dan tidak di anggap remeh lagi oleh orang lain termasuk keluarga Irgi
Dia ingin membuktikan bahwa Lidya bisa bangkit dan sukses dengan jerih payahnya sendiri
Semoga Lidya bisa dan mampu dengan tekat dan semangatnya