"Yah aku belum bisa menjalin hubungan dengan laki laki aku takut kejadian dulu terulang kembali lebih baik aku hidup seperti ini aja tanpa ada suami" itulah ucapan Lidya ketika sang ayah memberitahukannya keinginan Amri padanya
"Nak ayah ingin yang terbaik buatmu ayah tau Amri gimana orangnya dulu dia ikut ayah 3tahun lebih dia adalah pribadi yang baik, sekali ini saja kamu turuti omongan ayah anggap saja ini permintaan ayah pada anaknya, Kamu tahu ayah pernah merasa sangat gagal ketika kamu kembali pulang ke rumah dengan semua luka yang kamu Dapatkan dari laki laki pilihanmu, sakit hati ayah melihat putri ayah mendapat perilaku yang buruk dari orang lain, nggak selamanya ayah bisa jagain kamu nak ayah sudah tua Begitu juga bagus dia juga tidak bisa selalu bersamamu nak, pikirkan baik baik minta petunjuk sama Allah mumpung Kita berada disini, besok ayah menunggu keputusanmu sebelum kita menuju ke mekkah ayah menunggu keputusanmu nak semoga kamu bisa memberikan jawaban yang terbaik untuk kebahagiaanmu dan anak anakmu"
Ayah Lidya berlalu masuk ke dalam hotel sedangkan Lidya mulai merenung dan bersimpuh memohon petunjuk dari Allah agar mendapat jawaban yang terbaik untuk kehidupannya kedepannya
Ya Allah aku mohon petunjukmu apakah pilihan ayah ini memang yang terbaik untukku berikan aku jalan agar aku mampu mengambil keputusan ini jika ini yang terbaik akan aku setujui keputusan ayah kali ini dan jika bukan berikan aku kekuatan untuk menghadapi semua ini
Itulah doa Lidya, Lidya selalu melafalkan kalam Allah agar dia mendapat petunjuk yang terbaik
Bagi Lidya kali ini kebahagiaan anak-anak dan kedua orang tuanya yang terpenting
**
Adzan subuh telah berkumandang setelah sholat subuh Lidya akan memberitahukan sang ayah tentang keputusannya
Setelah semalam Lidya Bermunajat pada Rob.nya dan bertemu dengan bu Nani yang kebetulan juga sedang berdoa
Bu Nani juga memberi nasehat pada Lidya tentang niat baik Amri padanya dan kini Lidya telah memutuskan keputusan yang terbaik untuk kehidupannya ke depan demi anak anak dan orang tuanya
*
*
*
*
*
*
Penasaran kan apa keputusan Lidya Yuk jangan lupa klik love dulu biar aku makin semangat nulisnya kalo bisa juga koment sekalian biar semangat untuk menulis makin membara