Part 11

1200 Kata

Ray menemani Moya seperti biasa, Ia sungguh tak tahan melihat wanitanya terbaring lemah. Ray sudah menunggu Moya satu jam namun wanitanya tak kunjung membuka mata. Yuan juga disana menyaksikan kesedihan yang dalam dari sahabatnya itu. Dan yang ditunggu akhirnya membuka matanya secara perlahan. Moya melihat sekelilingnya, dan mulai terasa perih di bagian intimnya karena efek biusnya mulai menghilang. "Ray...", panggil Moya lirih " Hei Honey, welcome back ", " Bagaimana anak kita Ray? ", " It's okay sayang, ini bukan salahmu. Kamu jangan sedih ya?!", ujar Ray sambil menahan diri untuk tidak terlihat sedih " Ray... Maaf... ", " Ssstttt, please! kamu ga salah sayang, jangan minta maaf. Sekarang kamu fokus kesembuhanmu ya!", Moya hanya mengangguk dan kembali memejamkan matanya. Ray tak t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN