Epilog

850 Kata

Di antara kedua saudaraku aku yang paling berbeda dan paling berani mengambil resiko termasuk kejadian yang kami alami semua tapi satu hal yang harus aku syukuri adalah kehadiran orang-orang yang paling menyayangiku dalam menghadapi cobaan atas apa yang aku lakukan bahkan seseorang yang aku goda dan menjadikanku hanya sebagai pemuas nafsunya saja. Dulu sewaktu aku menjadi b***k dalam memuaskan nafsu bahkan rela ketika disiksa untuk mencapai kepuasan dalam hubungan seksual, aku tidak pernah berpikir akan bermain dengan perasaan, tapi melihat serta merasakan betapa tulus perasaan yang diungkapkan lewat bahasa tubuh membuatku jatuh dalam pesona Bima. Sekarang setelah semua masalah selesai atau mungkin tertunda untuk selesai kami memutuskan untuk mengelola perusahaan yang ada di Singapore dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN