Suasana rumah yang tenang membuatku bertanya ada kejadian apa di sini tidak lama Devan keluar dari kamar dengan menggendong Rere dan Nisa bersamaan, aku menatap Devan bingung karena tadi bilang ada urusan dengan Pak Hans dan saat ini ada di rumah bersama anak-anak. “Kalian udah sampai” ucap Devan menatap kami semua “papa masih sama Tania di kamar jadi sabar saja” aku mencibir perkataan Devan “ada yang mau aku bicarakan dengan kalian” menatap Bima, Rifat dan Lila “Via bawa anak-anak ke ruang bermain sama Lucas dijaga yang benar” “Aku ikut” aku menatap Devan memohon. “Kalian masuk dulu ke ruangan kerja papa aku kasih mereka berdua ke Tina” Devan membawa masuk anaknya ke dalam kamar. Kami melangkah masuk ke ruang kerja papa, tempat kami menghabiskan waktu membahas mengenai pekerjaan dan j

