BAB 25

1638 Kata

| 25 Minggu pagi yang sangat cerah. Udara yang segar dan pepohonan yang rindang, serta pemukiman penduduk desa yang bersih nan asri. Lala bersepeda mengelilingi daerah sekitar rumahnya. Ditengah jalan Lala menjumpai seorang Nenek paruh baya yang sedang memikul nampan di atas kepalanya. Sungguh nampak kelelahan, Lala langsung menghampiri Nenek tersebut dan membantunya. “Permisi, Nek... apakah Lala boleh membantu Nenek membawa nampannya?” tanya Lala dengan ramah. Nenek tersebut tak langsung merespon pertanyaan Lala. Beliau hanya tersenyum sambil melihat paras Lala dengan pekat. “Kamu baik sekali, Nak... cantik pula. Tapi Nenek masih kuat berjalan, dan rumah Nenek sudah tidak jauh dari sini. Kamu mau kemana pagi-pagi begini? Rumah kamu dimana?” balas Nenek tersebut. “Nenek bisa aja, ruma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN