<~Petang puluh loro~>

1099 Kata

Jimmy dalam perjalanan pulang bersama Juna. Anak itu menatap jalan dengan kesal. Masih teringat saat Reina terus saja meledeknya. "Tante gendut itu siapa sih Yah?" "Tante Reina, temennya Om Tedi, teman ayah juga. Kenapa?" "Juna enggak suka, Tante gendut nyebelin." "Hush, Tante Reina. Juna enggak boleh gitu. Tante juga punya nama lho. Tapi, tadi kan Tante udah kasih Juna makanan tuh. Dia buat sendiri lho." Juna menatap box yang diberikan Reina. Ia mencoba membaca tulisan pada tutup. Yang sengaja Reina tulis. "Se-la-ma te." "Selamat." Jimmy membetulkan ejaan anak sulungnya. "Ma-kan Ju-na. Selamat makan Juna." "Besok kita cari sekolah baru yuk. Biar Juna makin lancar baca?" Juna menggeleng. "Enggak, Juna enggak mau sekolah kalau enggak sama bunda." Jimmy menghela napas, ia juga b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN