57. Yeslyn-Sultan

1081 Kata

   Di sebuah restaurant terbaik Indonesia. Dua orang pengacara muda akan bertemu untuk membicarakan klien mereka yang belum tiba.    Sultan Tjahrir, pria tinggi tegap, berkaca mata minus tapi terlihat menarik dengan bingkai kaca di matanya itu. Sedikit jambang di wajahnya menambah kesan maco. Dia tampak sangat gagah dengan jas hitam di tubuhnya. Dia berdiri ketika melihat wanita anggun dengan semi jas dan bawahan rok pencil berwarna coklat s**u begitu kontras dengan kulitnya yang putih mulus.    "Selamat datang. Senang bisa bertemu Anda. Aku Sultan Tjahrir," menjabat tangan tamunya dengan senyum ramah dan tampan.    "Oh, akhirnya aku bisa bertemu dengan salah satu Tjahrir. Aku Yeslyn Wangsadinata." Yeslyn membalas dengan senyum tak kalah menarik.    "Silahkan duduk."    "Terima kasih.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN