Alex pergi ke sebuah hutan dengan membawa kamera sebagai senjata manisnya untuk berburu. Dia lebih mengagumi hewan dengan bidikan kamera sebagai sesama makhluk hidup ciptaan Tuhan, daripada memburu mereka dengan peluru hanya demi kesenangan dan kepuasan diri. Dengan kemeja biru langit, dan celana pendek berwarna coklat muda, ia mulai melangkah pelan menyusuri hutan. Melipat kedua lengan kemejanya dan mulai mengitari pandangan mencari sasaran. Setiap hewan yang ia lihat dari yang terkecil hingga yang besar tak akan luput dari kilatan kameranya. Alex sudah sangat lama tak melakukan hobinya ini karena kesibukan pekerjaan yang semakin sulit dihindari. Tapi kali ini ia putuskan untuk harus melakukannya demi mengusir kebisingan di kepala. Belum lagi Mami sedang tidak di rumah. I

