Sampai detik ini yang Alex ketahui hanyalah masalah hubungan mereka berdua, ia dan kekasihnya yang belum mendapat restu dari kedua orang tua Aya. Di luar dari itu ia belum mengetahui sama sekali hal apa yang telah membuat Aya berubah, dan berusaha menghindar darinya. Begitu pun juga dengan apa alasan kedua orang tua gadis itu menolak memberi restu atas hubungan mereka berdua. Alex masih berada di atas rooftop perusahaannya. Tidak sama sekali berniat untuk pulang. Matanya memperhatikan separuh dari pusat kota Jakarta yang dapat ia pantau dari tempatnya berdiri. Jakarta malam hari yang masih tetap ramai dan macet. Lampu-lampu dari kendaraan dan jalanan nampak memperindah menghiasi gelap malam seperti bintang yang berjalan. Hampir dua puluh empat jam ini ia tidak melihat langsung atau pu

