Bunyi alarm membangunkan Luca yang tengah tertidur pulas, ia lalu mematikan ponsel Vivian dan kembali membaringkan tubuhnya sambil memeluk erat tubuh Vivian. Perlahan tangan Luca membuka g string yang digunakan oleh Vivian serta membuka boxer yang ia gunakan. “Ah sayang,” Vivian mencoba melepaskan tubuhnya. “Sebentar sayang hanya lima menit,” Luca kembali menarik tubuh Vivian hingga menempel dengan tubuhnya, “Eugh, apa semalam kau belum puas?” “Aku tidak pernah puas dengan mu.” Perlahan Luca memaju mundurkan kejantanannya hingga suara desahan Vivian menjadi irama yang saling bersautan dengan tempo yang diciptakan oleh gesekan kejantanan serta inti Vivian. “Ah, faster baby.” Luca mempercepat ritmenya hingga Vivian membusungkan dadanya menikmati klimaksnya di ikuti lenguhan Luca yan

