Jam sudah menunjukkan 01.00 dini hari, tapi Vita belum juga siuman sejak tadi Hp Vita berdering, Sela dan Agus, Eko sibuk menghubungi Vita “Halo, ia Sel kenapa, Vita masih belum siuman“ “Wan apa benar kabar dari Eko, Mama Vita sama Adiknya ?” “Ia benar Sel, bantu dia ya, Gue khawatir sama Vita dari tadi dia belum Siuman“ “Jadi Loe sama Vita dimana sekarang ? kami susul kalian ya ?" “Lebih baik jangan dulu deh Sel, kami masih di Rumah sakit, Vita drop banget“ “Ok ok, biar Tante aja yang wakil kan kita, Gue turut berduka Cita, orang tua Gue mau berangkat ke Singapura besok“ “Ok, makasih ya, Hubungin Mama aja kalo jadi, Ibu ke singapur," Ucap Ridwan dan mematikan Telvonnya. Ridwan menyandarkan Kepalanya di samping Vita sambil memegangi tangan Vita, dilihatnya dengan air mata yang

