Mendengar perkataan Agus semua tamu menangis haru, termasuk Vita Ridwan yang berdiri di samping Vita mengelus-elus punggung Vita untuk menenangkannya. "Sayang jangan nangis lagi" "Mm, Aku ke inget mama yank" "Ia Aku ngerti nanti sholat Zuhur kita kirimin surat Yasin, ya buat Mama" Vita pun hanya menganggukkan kepalanya Resepsi di mulai para tamu undangan sudah banyak yang berdatangan, banyak karyawan dan patner perusahaan yang datang ada beberapa tamu, sibuk berbincang dengan Agus dan Ridwan Vita dan Sela duduk di dekat Mama Ridwan, tak sengaja Mama Ridwan keceplosan membicarakan persiapan pernikahan Ridwan dan Vita "Huh, gak terasa anak mama satu-satu udah mulai Nikah, besok Ridwan lagi yang nyusul" "Hah apa Tante ?, Ridwan mau nikah !, sama siapa ?" Tanya Sela penasaran

