Bab 22

1102 Kata

Malam harinya, Zoya dan Zeyn makan malam seperti biasa tanpa pembicaraan sama sekali, "Besok malam aku ingin pergi ke ulang tahun temanku." Ucap Zoya memulai pembicaraan. "Di mana?" "Hotel dekat kampus." "Hm, besok aku antar." Ucap Zeyn. "Tidak! Aku ingin pergi bersama Raka." Ucap Zoya. "Aku suamimu, Zoya!" Zeyn menekankan jika dirinya suami dari Zoya namun sejujurnya membuat Zoya kesal karena dia bahkan tidak menginginkan menjadi istrinya. Zoya akhirnya hanya diam saja dan terlalu malas untuk menanggapinya. Saat setelah selesai makan pun Zoya langsung pergi ke kamar tanpa berbicara lagi dengan Zeyn yang membuat Zeyn menghela nafas panjangnya. "Ck! Sial sekali. Kenapa bisa aku di tolak olehnya, apa dia tidak salah." Zeyn sebenarnya menggerutu karena dirinya di tolak oleh Zoya da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN